Lawan Gugup dengan Nonton Video LeBron James

Valentino Wuwungan, Pilar Satya Wacana Angsapura SalatigaBANDUNG, NBLINDONESIA.COM - Valentino Wuwungan, Pilar Satya Wacana Angsapura Salatiga Pemain debutan pasti merasakan tantangan ekstra saat memulai tampil di satu even. Apalagi jika tim yang dibela itu adalah tim muda yang sangat sulit merebut kemenangan. Itu pula yang dirasakan forward sekaligus kapten Satya Wacana Angsapura Valentino Wuwungan. (RAGIL UGENG, Bandung)

Kesibukan tampak di Setiabudi Regency, Bandung, yang menjadi mes pemain Satya Wacana Angsapura Salatiga kemarin (26/11). Para pemain dan ofisial tim mengepak barang masing- masing. Mereka hendak ”mudik” setelah berjibaku di National Basketball League (NBL) Indonesia seri kedua di C-Tra Arena Bandung.

Bagi para pemain Angsapura, raihan di NBL Indonesia seri kedua di Bandung memang belum memuaskan. Mereka belum memetik satu pun kemenangan.

Namun, mereka mendapatkan pelajaran berharga. Salah seorang yang mendapatkan kesan mendalam adalah Valentino Wuwungan. Point forward andalan Angsapura itu merasa, mental bertandingnya kian meningkat.

Meski timnya selalu kalah, dia merasa pede (percaya diri) bertanding di kompetisi seketat NBL Indonesia. Penampilannya pun tak mengecewakan.

Saat Angsapura bentrok dengan Satria Muda (SM) Britama, dia mampu mencetak 12 poin. Ketika Angsapura berjibaku dengan Stadium Jakarta, Valentino bisa mengemas sepuluh angka.

”Saat bermain di seri pertama di Surabaya, saya masih gugup. Apalagi saat bertanding melawan Aspac. Soalnya, saya dulu sering lihat para pemain Aspac main di TV. Eh, sekarang kok bisa satu lapangan. Tetapi, sekarang rasa gugup itu sudah banyak berkurang,” ujar Valentino

Tidak mudah bagi pemain asal Manado itu untuk mengurangi rasa gugup. Sebab, dia baru pertama berjibaku di kompetisi basket paling tinggi di Indonesia tersebut. Namun, dia punya strategi unik untuk mengatasi rasa gugupnya menjelang pertandingan.

”Sebelum main, saya melihat video LeBron James di HP. Saya memang punya videonya di HP saya. Strategi itu sangat membantu. Kebetulan dia adalah pemain idola saya,” terang pemain kelahiran 29 Desember 1989 tersebut.

Selain itu, dia sering membaca buku-buku motivasi. Buku-buku tersebut selalu dibacanya setiap malam dan sebelum bertanding. Dia merasa konfidensinya terdongkrak setelah membaca buku-buku penambah motivasi tersebut.

”Pokoknya, 1–1,5 jam sebelum tidur, saya pasti membacanya. Kalau sudah membaca, rasanya ada energi tambahan bagi saya. Apalagi, saya adalah tipe orang yang gemar membaca,” ujar anak pasangan Paulus Wuwungan, 49, dan Sherly Karundeng, 46, tersebut.

Namun, tambahan semangat itu rupanya belum cukup untuk membantu Angsapura meraih kemenangan. Namun, dia percaya bahwa kemenangan akan tiba dengan sendirinya seiring dengan kerja keras serta terus berkurangnya rasa gugup jika bertanding di tim racikan Danny Kosasih tersebut.

”Kami sih inginnya playoff. Meskipun susah, bukannya tidak mungkin,” jelas pemain bertinggi 193 cm tersebut.

Sebagai tim yang bermateri pemain muda, Angsapura cukup sulit memetik kemenangan. Meski demikian, Valentino tetap menyimpan mimpi besar di benaknya selama NBL edisi perdana ini.

”Di antara seluruh tim di NBL, saya sangat ingin mengalahkan SM. Menurut saya, mereka adalah tim yang paling tangguh. Pelita memang belum terkalahkan sampai saat ini. Namun, SM tetap menyimpan potensi untuk meledak dengan pemain sarat pengalaman nya,” ujar mahasiswa Fakultas Teknologi Informasi Universitas Kristen Satya Wacana tersebut.

Valentino bertekad merebut banyak prestasi di dunia basket. Namun, hanya ada dua target yang ingin dicapainya dalam waktu dekat. Yakni, mengantarkan Angsapura meraih banyak kemenangan di sisa seri NBL Indonesia dan menurunkan berat badan. Saat ini berat badan Valentino mencapai 107 kg. Hal itu cukup merepotkannya ketika bertanding.

”Badan jadi sangat berat, tetapi sekarang sudah berkurang banyak. Waktu preseason di Malang, berat saya malah mencapai 115 kg. Saya kini lebih menjaga pola makan. Kalau malam, saya tidak makan nasi. Saya ganti dengan buah. Selain itu, lima kali dalam seminggu saya pasti joging mi nimal 30 menit perlatihan. Saya menargetkan punya berat antara 98–100 kg,” ucapnya. (*/c8/ang)

Sumber: nblindonesia.com