IBC FTI Gelar Rangkaian Acara Technology for The Future

IBC FTI Gelar Rangkaian Acara Technology for The Future by upkUKSW.EDU - Incubator Business Center (IBC) Fakultas Teknologi Informasi (FTI)  Universitas Krsiten Satya Wacana (FTI UKSW) bekerjasama dengan Kementerian Perindustrian-Direktorat Jenderal Industri Unggulan Berbasis Teknologi Tinggi (IUBTT), menyelenggarakan acara rangkaian acara bertajuk “Technology for the Future: Better life with green technology”  mulai tanggal 26 hingga 30 April 2011.

29 stand

Sebanyak 29 stand ikut memeriahkan Pameran Produk Telematika Dunia Pendidikan, UMKM dan Industri yang digelar di Gedung KORPRI Kridanggo.  Pameran yang rencananya akan digelar hingga Sabtu, 30 April 2011 ini dapat dikunjungi mulai pukul 08.00 hingga 20.00.

Berbagai UMKM di Salatiga dan sekitarnya menyuguhkan sejumlah produk yang dihasilkan seperti kerajinan tangan, kerajinan kayu, makanan ringan, hingga berbagai macam produk batik.

Suprihadi,S.Si., M.Kom Koordinator pameran mengungkapkan bahwa selain diikuti UMKM, pameran juga diikuti oleh dunia industry seperti otomotif, dan perguruan tinggi seperti Universitas AKI dan Universitas Muhamadiyah Semarang dan Dinas Pertanian kota Salatiga.

“Pameran ini digelar agar industri kreatif bisa dikembangkan salah satunya melalui industri telematika. Memang belum banyak industri telematika yang mengikuti pameran ini, tetapi semoga dengan pameran ini kita bisa mengenalkannya ke pengunjung dan sesame peserta pameran,”  terang Suprihadi.

Seminar dan Pelatihan

Selain pameran, acara seminar dan pelatihan ikut mewarnai kegiatan ini. Seminar yang secara resmi dibuka oleh Rektor UKSW Prof. Pdt. John A. Titaley, Th.D menghadirkan 3 pembicara, yaitu Teguh P dari Dinas Perindag Propinsi Jawa Tengah, Andeka Rocky Tanaamah, SE., M.Cs Dekan FTI UKSW dan Klaus Peter Berkemeyer Konsultan Senior GIZ Jawa Tengah.

Terkait tema seminar yang diangkat, Andeka Rocky mengungkapkan jika di FTI UKSW telah menerapkan gerakan FTI go paperless. Gerakan ini dilakukan dengan penghematan penggunaan kertas dan memaksimalkan pemanfaatan teknologi komunikasi melalui email dan web serta penggunaan PC yang ramah lingkungan.

“Dengan FTI go paperless ini kita menghemat sampai 50% dan juga komunikasi yang terbangun dengan mahasiswa menjadi lebih cepat dan akurat,” kata Andeka yang ditemui disela persiapan seminar.

Lebih lanjut dipaparkan Andeka dalam materinya, bahwa sekarang sudah saatnya beralih pada teknologi yang ramah lingkungan, untuk menjaga kelestarian atau keberlanjutan kehidupan di bumi ini.

Sementara itu, Pelatihan Technology for the Future: Better life with green technology yang diikuti perwakilan dari UMKM , guru-guru Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) dan Dinas Pendidikan Semarang digelar di Hotel Grand Wahid (26-30/4). Jasson Prestiliano, ST, M.Cs koordinator pelatihan mengungkapkan bahwa dalam pelatihan diberikan materi pembuatan media pembelajaran dalam bentuk game, yang dapat diaplikasikan di computer dan handphone. (upk_bphl/foto:upk).

Sumber: uksw.edu