Seminar Raja Ampat di UKSW Salatiga

SALATIGA, KOMPAS.com - Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW) Salatiga, Jawa Tengah, bekerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Raja Ampat, Papua Barat, menggelar seminar membahas strategi pengembangan pendidikan di Kabupaten Raja Ampat. Seminar bertema "Mengantar Raja Ampat ke Pentas Dunia melalui Peningkatan Kualitas Pendidikan dan Potensi Pariwisata", akan digelar  Selasa (13/9/2011) di Balairung Utama Kampus UKSW.

Selain seminar, Pemkab Raja Ampat dan Fakultas Teknologi Informasi (FTI) UKSW menandatangani nota kesepahaman (MOU).

Dekan FTI UKSW Andeka Rocky Tanaamah bersama Kepala Puslit FTI UKSW, Johan Tambotoh, Senin (12/9/2011) malam menjelaskan, seminar dan MOU akan membahas strategi pengembangan pendidikan di Kabupaten Raja Ampat melalui program pengembangan sumber daya manusia yang terencana dan berkelanjutan, baik dari tinjauan kebijakan maupun akademis.

Seminar ini diharapkan memberi informasi kepada masyarakat luas terkait program pengembangan sumber daya manusia dan pariwisata di Kabupaten Raja Ampat demi mewujudkan visi Kabupaten Raja Ampat "Menuju Pentas Dunia".

"UKSW sudah punya pengalaman di wilayah timur Indonesia. Oleh karena itu Pemkab Raja Ampat tertarik dengan program-program di UKSW, seperti pendidikan guru, peningkatan sumber daya manusia, teknologi e-learning," ujar Johan.

Seminar dibagi dalam dua tema, yakni pendidikan dan pariwisata, dengan pembicara Marcus Wanma (Bupati Raja Ampat), Yulius Sanoy (Kepala Dinas Pendidikan Raja Ampat), Yusdi Lamatenggo (Kepala Dinas Pariwisata Raja Ampat), Samuel Renyaan (Dosen Fakultas MIPA Universitas Cenderawasih, Papua), Dharmaputra Palekahelu (pakar pendidikan dari UKSW), Titi Susilawati nDoen (pakar pariwisata dari UKSW), dan Samuel F Papilaya (pakar e-learning dari UKSW).

Sumber: kompas.com