UKSW Jalin Kerjasama Dengan Pemkot Tomohon

UKSW Jalin Kerjasama Dengan Pemkot Tomohon by upkUKSW.EDU - Setelah beberapa waktu lalu menjalin kerjasama dengan Pemerintah Kabupaten Raja Ampat, kali ini Universitas Kristen Satya Wacana juga menjalin kerjasama dengan Pemerintah Kota (Pemkot) Tomohon, Sulawesi Utara. Penendatanganan Memorandum of Understanding (MoU) dilakukan pada Rabu (21/9) di ruang Bina Karya.

 Menandatangani MoU tersebut adalah Rektor UKSW Prof. Pdt. John A. Titaley, Th.D dan Walikota Tomohon Jimmy F. Eman, SE., Akt.

Kerjasama yang dilakukan antara UKSW dengan Pemkot Tomohon adalah dalam rangka pembangunan dan pengembangan kota Tomohon. Sejumlah program yang telah direncanakan adalah pengembangan sumber daya manusia (SDM) kota Tomohon, pembentukan Tomohon Cyber City dan penelitian bersama antara perguruan tinggi dalam negeri dan luar negeri di kawasan timur Indonesia dalam program Eastern Indonesia Field Intensive (EIFI).

Khusus untuk pengembangan SDM, sejumlah agenda akan dilakukan yaitu program Beasiswa Unggulan Daerah (BUD) untuk Program Pendidikan S1 pada Program Studi Pendidikan Teknik Informatika dan Komputer (FTI) Fakultas Teknologi Informasi (FTI), program beasiswa untuk Program Pendidikan S2 pada Program Studi Magister Sistem Informasi FTI dan Program Studi Magister Biologi Fakultas Biologi. Selain itu direncanakan juga akan diadakan pelatihan bagi tenaga pendidik melalui program Pendidikan Guru Dalam Jabatan dan pelatihan bagi tenaga kependidikan.

Ditemui seusai penandatanganan MoU, Jimmy F. Eman mengharapkan dengan MoU ini aka nada kerjasama yang baik antara UKSW dengan Pemerintah Kotas Tomohon.

“Kami berharap ilmu dan teknologi yang berkembang saat ini bisa diterapkan dalam berbagai bentuk kerjasama di kota Tomohon,” kata Jimmy F. Eman.

Terkait dengan BUD, Jimmy mengungkapkan bahwa saat ini 3 pegawai dilingkungan Pemerintah Kota Tomohon tengah merampungkan studinya di UKSW. “Dalam waktu satu atau dua tahun mendatang diharapkan mereka sedah selesai dan nantinya akan dilakukan pengiriman lagi, baik untuk pegawai maupun guru.,” lanjut Jimmy.

Seminar

Sehari sebelumnya, dalam rangkaian kegiatan penandatanganan MoU juga digelar Seminar Strategi Peningkatan Kualitas Pendidikan dan Kesehatan di Kota Tomohon, Selasa (20/9). Dalam seminar tersebut, Jimmy F. Eman memaparkan secara umum kondisi kota Tomohon yang saat ini berpenduduk sekitar 91.500 jiwa ini.

Sejumlah kebijakan daerah dibidang kesehatan yang diberlakukan di kota Tomohon disampaikan oleh Walikota, antara lain adanya manajemen kesehatan melalui sistem informasi kesehatan daerah dan tersedianya rabies centra sebagai pusat informasi dan penanganan kasus.

Turut hadir sebagai pembicara dalam seminar tersebut adalah Ir. Ferry F. Karwur, M.Sc., Ph.D Dekan Fakultas Ilmu Kesehatan UKSW) dan Ferdy S. Rondonuwu, S.Pd., M.Sc., Ph.D Pembantu Rektor V UKSW Bidang Penelitian dan Pengabdian Masyarakat. Terkait dengan peningkatan kesehatan di Tomohon, Ferry F. Karwur mengungkapkan diperlukan kebijakan publik yang yang bisa menyentuh seluruh aspek masyarakat dan mempertimbangkan kondisi Tomohon diwaktu mendatang.

“Bagaimana tata kota Tomohon 50 tahun mendatang juga mempengaruhi bidang kesehatan nantinya. Salah satunya dengan menciptakan ruang publik untuk berolahraga yang nantinya desainnya akan berhubungan dengan tata kota. Hal ini juga merupakan salah satu tindakan promosi kesehatan dan preventif, jadi tidak hanya nanti ditekankan ke dokter jika mengindap suatu penyakit,” papar Ferry.(upk_bphl/foto:upk).

Sumber: uksw.edu