FTI Gelar Workshop Fotografi Lubang Jarum

FTI Gelar Workshop Fotografi Lubang Jarum by yenUKSW.EDU - Masih dalam rangkaian Dies Natalis ke-8 Fakultas Teknologi Informasi (FTI), Program Studi Desain Komunikasi Visual (DKV) menggelar Workshop Fotografi Kamera Lubang Jarum, Kamis (29/09). Acara yang mengangkat tema ”Ayo bikin ’n Motret Pinhole mu” ini digelar di  Balairung Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW). Hadir sebagai pembicara Deny Sugandi dari Komunitas Lubang Jarum Indonesia (KLJI), Bandung.

Lubang Jarum sendiri merupakan sebuah teknik dasar kamera dan sudah ada sejak abad ke -15. Teknik ini disebut lubang jarum karena kamera yang digunakan untuk memotret dirakit dari bahan-bahan bekas seperti kardus bekas teh atau permen yang dilubangi. Lubang tersebut kemudian dilapisi ketas alumunium di bagian dalam, kemudian ditusuk dengan ujung jarum untuk menangkap gambar.

Ada beberapa tahapan yang harus dilalui untuk mendapatkan hasil yang baik dari tekhnik ini. ”Yang pertama kita merakit kamera dan memotret sekitar 7 – 8 detik. Setelah itu, kertas film yang digunakan kita masukkan ke dalam kamar gelap untuk dicuci dengan 3 cairan yakni cairan developer, cairan stopbath yang berisi campuran air biasa dengan air cuka dan kemudian cairan fixer. Setelah hasilnya jadi maka foto di jemur di tempat terang untuk melihat hasil akhirnya apakah foto jadi atau tidak,” jelas Deny. Kreativitas dan imajinasi yang tinggi dibutuhkan dalam teknik ini untuk mendapatkan kualitas gambar yang bagus.

Sementara itu, Anthony Tumimomor, S.Kom, M.Cs, salah seorang dosen FTI yang juga koordinator acara mengungkapkan acara ini digelar agar mahasiswa mengetahui dasar fotografi. “Selain itu kita juga menjadi tahu bahwa barang-barang bekas dapat menghasilkan gambar bagus dan hanya satu – satunya di dunia karena kita tidak menggunakan digital.” tutur Anthony yang berharap virus lubang jarum akan menyebar dan terbentuk komunitasnya di Salatiga.

Belajar Sabar

Workshop kemarin diikuti setidaknya 40 mahasiswa. Bagaimana kesan peserta setelah mengikuti workshop ini?

”Saya tertarik ikut acara ini karena ingin belajar prinsip dasar fotografi yang salah satunya adalah teknik lubang jarum. Dan ternyata sangat menarik karena kita jadi tahu bahwa dari sebuh kardus teh botol bekas dapat tercipta gambar yang bagus,” kata Fanny mahasiswi DKV angkatan 2009.

Lain lagi dengan Enggar, mahasiswi Public Relation (PR) angkatan 2011 ini mencoba karena penasaran. ”Saya ingin tahu seperti apa teknik lubang jarum ini. Setelah mengikuti acara ini penasaran saya hilang dan saya bisa belajar sabar karena prosesnya tidak instan.” ungkapnya. (yen_jk/upk_bphl/foto:yen)

Sumber: uksw.edu